GNPF Ulama Pede Prabowo Tak Ingkar Janji Pulangkan Rizieq Shihab

oleh

Jakarta – Bakal calon Presiden Prabowo Subianto setuju untuk menandatangani pakta integritas yang dibuat bersama dengan para ulama dalam Ijtima Ulama II.  Salah satunya janji yang disanggupi adalah memulangkan ke Indonesia dan menjamin keamanan Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shibab .

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama atau GNPF Ulama Yusuf Martak mengaku optimistis, janji dalam pakta integeritas tersebut akan dipenuhi prabowo. Sebab, pakta integeritas ini komitmennya lebih tinggi dibanding janji kampanye atau pun kontrak politik.

“Kalau janji kampanye sulit ditagih,” tegas Yusuf, Senin 17 September 2018.

Apalagi menurutnya, komitmen ini juga ditandatangani oleh para ulama yang tergabung dalam panitia GMPF-U. Ulama-ulama itu memiliki pengaruh yang besar di masyarakat.

“Jadi agak sulit untuk tidak dipenuhi,” tegasnya.

Meski demikian menurutnya, pernyataan Prabowo yang mengatakan akan menjemput Rizieq dengan pesawat kepresidenan apabila terpilih, tidak diharapkan. Sebab, hal tersebut bukan lah inti dari permintaan tersebut

“Saya bilang tidak usah, kita bisa jemput sendiri. Tapi asal dipastikan aman saja di Indonesia,” tegasnya.

Sebagai informasi, permintaan ini merupakan poin ke 16 dari 17 poin pakta integeritas yang ditandatangani Prabowo. Selain kepulangan Rizieq, prabowo pun diminta  memberikan keadilan kepada para ulama, aktivis 411, 212 dan 313 yang pernah/sedang mengalami proses kriminalisasi melalui tuduhan tindakan yang pernah disangkakan.  Penegakan keadilan juga perlu dilakukan terhadap tokoh-tokoh lain yang mengalami penzaliman.

Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak
Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak

Sandiaga Uno sebelumnya pun mengatakan, komitmen pasangannya dalam pakta integeritas yang telah ditandatangani akan menjadi pertimbangan utama. Meski demikian implementasinya harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sehingga pada akhirnya kampanye yang dilakukan berjalan dengan lancar dan berjalan sesuai dengan target utama yang ditetapkan.

“Kami ingin kampanye ke depan penuh dengan persatuan dan penuh kesejukan dan salah satu yang selama ini harus kita pastikan adalah rekomendasi dari ulama itu menjadi konsideran kita,” ujar Sandi di Jakarta Minggu 16 September 2018.

Aron

Sumber: viva         .