Jack Ma hingga Melinda Gates akan Hadir di Pertemuan IMF-WB

oleh

Nusa Dua – Pendiri Alibaba Group dan istri dari bos Microsoft Melinda Gates akan datang ke Bali. Mereka akan menghadiri pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank di Nusa Dua.

Kepala unit kerja pertemuan tahunan IMF World Bank, Peter Jacobs menjelaskan Jack Ma akan hadir sebagai pembicara pada meeting yang membicarakan soal ekonomi digital.

“Jack Ma sebenarnya punya sesi sendiri, menyangkut masalah digital ekonomi. Tapi tentunya juga akan melibatkan bilateral meeting yang cukup banyak. Seperti Jack Ma ingin bertemu siapa dan siapa ingin bertemu Jack Ma,” kata Peter di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Minggu (7/10). Selain Jack Ma, Melinda Gates juga hadir untuk mewakili Gates Foundation.

Sejumlah pejabat penting dari 189 negara peserta akan hadir di Bali. Seperti managing director World Bank Christine Lagarde, Gubernur The Federal Reserve Jerome Powel dan sejumlah pimpinan negara lainnya.

Peter mengungkapkan, hingga Minggu para delegasi sudah berdatangan dari negara yang jauh dari Indonesia. Seperti Sudan, Uganda, Mauritania, Burundi, Bahamas, Iceland, Eswatini, Montenegro, Trinidad Tobago.

Acara sidang tahunan ini akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Oktober mendatang. Menteri Koordinator Bidang Kemaritim Luhut Pandjaitan mengungkapkan Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 di Bali sudah siap menyelenggarakan ajang yang akan dihadiri oleh 189 negara. Peserta yang akan hadir pun dipastikan melebihi target.

“Kita sudah siap melaksanakan AM ini. Seluruh venue sudah siap dan kita puas,” ucap Luhut.

Beberapa agenda yang akan dilangsungkan di BICC antara lain, seminar Wanita dalam Tempat Kerja, IMF Youth Dialogue, press briefing tentang global financial, dan sebagainya. Sedangkan di BNDCC, akan dilangsungkan acara utama yakni pembukaan dan penutupan. Presiden Jokowi dijadwalkan akan hadir sekaligus membuka perhelatan internasional ini.

Selain membahas substansi, dalam pertemuan tahunan ini, akan ditampilkan Indonesia Pavilion yang menampilkan art and craft expo, booth pariwisata, dan booth infrastruktur. Staf Ahli Menteri BUMN, Sahala Lumban Gaol, menjelaskan dalam Indonesia Pavilion peserta dapat melihat dan membeli berbagai benda seni dan kerajinan karya asli putra bangsa Indonesia.

Selain kerajinan, dalam booth ini ditampilkan berbagai paket pariwisata yang ditawarkan kepada peserta. Terkait infrastruktur, ditampilkan display dan perkembangan pembangunan infrastruktur dan beberapa kesempatan investasi dan pembiayaan di Indonesia.

Aron

Sumber: detik         .