Naik MRT Harus Pakai Kartu, Harganya Mulai Rp 15.000

oleh

Jakarta – Masyarakat mesti membeli kartu untuk naik moda raya terpadu (MRT). Meski, MRT beroperasi secara gratis selama seminggu dari tanggal 25 hingga 31 Maret 2019.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, ada dua jenis kartu untuk MRT yakni single trip dan multi trip ticket. Harga untuk single trip sebesar Rp 15 ribu dan multi trip Rp 25 ribu.

“Harga kartu, kartu itu punya harga, kalau Anda kembalikan kita kembalikan duitnya, Rp 15 ribu untuk single trip, dan Rp 25 ribu untuk multi trip ticket,” kata William di Kantor MRT Jakarta, Jumat (22/3/2019).

William menjelaskan, jumlah kartu yang dicetak untuk single trip sebanyak 490 ribu kartu dan multi trip 300 ribu kartu. Kartu ini bisa didapatkan masyarakat di vending machine dan sales offices di tiap stasiun MRT.

Direktur Keuangan dan Administrasi MRT Jakarta Tuhiyat menerangkan, dua kartu ini memiliki sistem kerja berbeda saat benar-benar operasi komersial pada 1 April mendatang. Untuk single trip, tarif berlaku sesuai dengan tempat asal dan tujuan. 

“Kalau saya beli tiket dari Lebak Bulus mau ke Senayan kan sudah tertentu (tarifnya). Dari Lebak Bulus mau Senayan berapa. Tapi saya mau turun Blok M boleh, tidak ada pengembalian. Kalau turunnya di Dukuh Atas maka harus penyesuaian,” jelasnya.

Sementara, untuk multi trip masa kartunya lebih panjang tergantung dari saldo yang dimiliki penumpang.

“Kalau multi trip ada periode waktu lebih panjang, validitas kartunya, sepanjang saldonya memenuhi,” ungkapnya.

Sumber: detik          .