Ada Korban Luka, Pemkot Yogya Minta Pengelola Tanggung Jawab

oleh -224 views

Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meminta wahana bianglala di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2018 dihentikan sementara. Pihak pengelola wahana juga harus bertangung jawab karena ada pengunjung yang menjadi korban dan mengalami luka.

“Semalam kami minta untuk seluruh pengelola wahana kalau ada yang mengalami kecelakaan kan ternyata ada yang sampai luka, kami minta (pengelola) untuk bertanggungjawab penuh terhadap peralatan dan pengobatan,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat dihubungi wartawan, Senin (12/11/2018).

Heroe menegaskan setelah kejadian bianglala terbalik, pihaknya telah meminta pantian Pasar Malam Sekaten untuk segera menghentikan.

“Jadi semalam itu kami sudah minta kepada panitia untuk segera menghentikan acara bianglala itu, wahana-wahana yang mengalami masalah itu,” katanya.

Heroe menegaskan wahana bianglala akan dihentikan sementara sampai pihak pengelola memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat.

“Selama tidak ada jaminan itu kami minta (bianglala) untuk tidak dioperasionalkan dulu. Jadi sekarang tugas mereka adalah untuk memberikan keyakinan kepada kita semua, pemerintah maupun masyarakat bahwa wahana itu aman,” lanjutnya.

Selain itu, lanjut Heroe, pemkot juga telah meminta panitia Sekaten dan pengelola untuk mengecek ulang keamanan wahana yang ada. Selanjutnya, hasil pengecekan tersebut harus dilaporkan kepada pemkot sebagai bahan evaluasi.

“Sekarang teman-teman lagi mencoba untuk memberikan pengecekan seluruhnya, yang kemudian itu nanti kita bisa diyakinkan. Jadi yang punya kewajiban adalah mereka untuk meyakinkan kita, pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

“Kita (Pemkot Yogyakarta) nanti menilai apakah jaminannya itu memungkinkan kita memberikan kesempatan kepada mereka untuk beroperasi lagi atau tidak,” pungkas dia.

Aron

Sumber: detik       .

Lowongan Kerja