Postingan Terakhir Erizal Bagaikan Pertanda Sebelum Tewas Diserang KKB Papua

oleh -349 views

Medan – Baku tembak antara TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali terjadi di Papua, pada Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 15.30 WIT.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Kolaps dan Kampung Wabui, Intan Jaya. Menyebabkan dua prajurit TNI, Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky terluka parah.

Tak lama setelah kejadian, salah satu putra terbaik Sumatera Utara, Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar gugur akibat luka yang ia derita dalam kontak senjata tersebut.

Empat hari sebelum peristiwa nahas itu, korban sempat memosting foto seolah seperti pertanda dia akan pergi jauh.

“Otw kampung halaman,” tulis Erizal di akun media sosial miliknya (facebook dan instagram) dengan mimik wajah senyum.

View this post on Instagram

OtW kampung halaman…

A post shared by @ ezkladia on

Informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com, jenazah Lettu Erizal Sidabutar segera diterbangkan ke kampung halamannya di Dairi, Sumut.

Terkini, postingan itu mendapatkan banyak ungkapan bela sungkawa dari para teman-teman korban.

“Hidup mulia, mati pun syahid. Semoga segala amal dan pengabdiannya semasa hidup menjadikan tempatnya indah di sisi Allah, Amin. Terimakasih atas pengabdian telah menjaga negara,” tulis teman korban @muhammadfaridafiq.

Ucapan bela sungkawa datang dari teman korban lain atas nama akun Instagram @sandryanov.

“Selamat jalan sasuh terbaik. Medan bangga punya putra daerah terbaik seperti mu bang,” tulis @sandryanov.

Sementara itu, Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidi belum mau berkomentar perihal peristiwa tersebut. “Terima kasih informasinya dan akan diklarifikasi terlebih dulu akan kebenaran kejadian tersebut,” sebut Kapendam lewat aplikasi WhatsApp, Selasa (17/12/2019) malam.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw membenarkan telah terjadi baku tembak antara aparat keamanan dengan KKB Papua di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

“Distrik Sugapa tadi siang informasinya ada kontak (senjata) tapi sampai sekarang kita agak kesulitan juga karena satgas ini bergerak dengan cepat untuk mengatasi KKB,” ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (17/12/2019) malam.

Menurut dia, hingga kini belum bisa dipastikan apakah jatuh korban akibat kontak senjata tersebut. “Sampai sekarang kita belum dapat konfirmasi balik tentang semuanya,” kata dia.

Paulus menyebut, KKB yang terlibat kontak senjata merupakan kelompok pimpinan Lekagak Telenggen yang sebelumnya bermarkas di Lanny Jaya.

Saat ini, kata dia, personel Gabungan TNI-Polri masih berusaha mengejar kelompok tersebut.

“Kapolres tadi saya cek kondisi Sugapa aman. Ada indikasi kelompok Lekagak Telenggen kurang lebih 3-4 jam keluar, posisinya agak jauh, makanya kita kesulitan mendapatkan kontak,” tuturnya.

Paulus Waterpauw menambahkan, saat ini sejumlah kelompok KKB Papua dilaporkan berada di sekitar wilayah Kabupaten Intan Jaya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Intan Jaya Yoakim Mujizau menyebut akibat kontak senjata tersebut masyarakat kini dalam kondisi ketakutan.

“Masyarakat ini serba salah, kalau mereka lari ke hutan mereka nanti dapat serang dari KKB. Tapi kalau mereka di kota nanti mereka diinterogasi oleh aparat,” tutur Yoakim.

Lettu Erizal merupakan prajurit Kopassus yang berasal dari Sidikalang, Sumatera Utara. Ia adalah putra pertama dari anggota Polri, Aiptu Rukur Sidabutar yang bertugas di Polres Dairi.

Kabar meninggalnya Erizal juga viral di media sosial teman-teman SMA-nya. Diketahui pria yang kerap dipanggil Rizal ini lulus dari SMA Negeri 1 Sidikalang.

Teman-teman SMA Erizal banyak menuliskan ucapan berduka cita atas gugurnya pasukan elite Kopassus ini, seperti yang dituliskan akun facebook Teuku Adrian Silalahi.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun

Kucoba untuk ga percaya berita ini, ku coba tahan air mata ini, ku coba menguat kan hati ini, tersentak dan gemetar nya seluruh tubuh ini mendengar kau menghadap ilahi, 3 hari lalu kau janji pulang dan mntak bantuan mengurus pernikahan mu.

Dan sampai skrg, aku masih ga percaya berita, pulang lah kawan, mari kita bermain seperti dlu, kau sahabat terbaik ku, kau selalu ada saat kesusahan ku.

Kau beri ku semngat selalu, walau aku gagal dan kau sukses mengejar impian mu menjadi penjaga NKRI, tapi kau selalu ada untuk sahabat mu ini.

Selamat jalan sahabat/saudara terbaik ku, aku tetap bangga pada mu, akan ku ingat selalu nasihat mu. Semoga khusnul khotimah di ampuni segala dosa. Aku rindu pada mu saudara ku Erizal Lumongga Zuhry,” tulisnya.

Viral Kisah Aiptu Rukur Sidabutar

Sosok Erizal Zuhry Sidabutar pernah viral di media sosial beberapa waktu lalu. Viralnya nama Erizal Zuhry Sidabutar tak lepas dari kisah sang ayah, Aiptu Rukur Sidabutar.

Aiptu Rukur Sidabutar menjadi perbincangan hangat warganet terkait keberhasilannya mendidik tiga putranya menjadi perwira TNI.

Kisah kesuksesan Aiptu Rukur ini viral setelah diposting di akun Facebook Polda Sumatera Utara. Unggahan foto sederhana yang tayang sejak 18 Juli 2019 ini, menjadi viral.

Unggahan ini menampilkan foto keluarga polisi bersama 3 anaknya. Polisi itu adalah Aiptu Rukur Sidabutar. Dalam teks foto, disebutkan, Rukur Sidabutar adalah polisi Bintara dari Polres Dairi.

Foto itu adalah momen ketika Aiptu Rukur Sidabutar hadir dalam prosesi wisuda anak keduanya di Istana Negara. Anaknya, baru diwisuda dari Akademi Militer.

Disebutkan oleh akun Polda Sumatera Utara, Aiptu Rukur Sidabutar sukses mengantar semua anaknya masuk ke jalur perwira TNI.

Anak pertama Aiptu Rukur Sidabutar bertugas di kesatuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Putra ke-2 barusan diwisuda sebagai perwira TNI AD di Istana Negara.

Sementara anak ketiga, kini masih berstatus sebagai Taruna Akademi Militer Magelang.

Berikut keterangan dari akun Facebook Polda Sumatera Utara:

BAPAK SEORANG POLISI BINTARA BERPANGKAT AIPTU , 3 ORANG ANAKNYA PERWIRA JEBOLAN AKADEMI MILITER SUMATERA UTARA – Orang tua mana yang tak ingin jika anak – anaknya berhasil menjadi Perwira TNI , sekelumit cerita dari Aiptu Rukur Sidabutar Bintara Polres Dairi, berhasil mengantarkan ke-3 putranya memasuki Akmil, Putra pertama bertugas di Kopassus, Putra ke-2 barusan di Wisuda di Istana Negara dan Putra ke-3 masih menjadi seorang Taruna Akademi Militer Magelang.

Postingan ini pun menjadi viral dan mengundang reaksi positif dari masyarakat.

Terungkap di kolom komentar bahwa putra pertamanya, Lettu Inf Erizal Zuhry Sidabutar STr.Han lulusan Akmil 2011-2015. Lettu Erizal Sidabutar bertugas di Satuan Penanggulangan Teror Kopassus, Jakarta.

Selanjutnya, Letda Inf Prawira Guntara Sidabutar STr.Han merupakan lulusan Akmil 2013-2017. Putra kedua Aiptu Rukur tersebut berpangkat Letnan Dua (Letda) yang ditugaskan di Batalyon Infanteri 509 Kostrad di Jember, Jatim.

Anak kelima Aiptu Rukur, Letda Mar Rizky Akbar Sidabutar STr.Han merupakan lulusan AAL 2015-2019. Putra bungsunya itu baru saja dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Jakarta pada 16 Juli 2019.

Sukses mengantarkan ketiga putranya menjadi perwira TNI, Aiptu Rukur ternyata memiliki kisah perjuangannya sendiri. Meski ia berpangkat sebagai polisi, Aiptu Rukur tidak malu menyambi berkebun usai tugas. Bahkan, sang istri ikut membantu memenuhi kebutuhuan keluarga dengan berdagang kue.

Dikutip dari Grid.id (jaringan Surya.co.id) melansir dari tayangan di Indosiar, kisah Aiptu Rukur Sidabutar dibagikan.

Aiptu Rukur mengaku sudah membimbing ketiga putranya yang memiliki cita-cita menjadi anggota TNI sejak kecil. “Kita berikan pelajaran-pelajaran yang pernah kita dapat, membantu mereka mempekerjakan pekerjaan yang belum dia ketahui. Kita berikan arahan untuk mencapai nilainya yang terbaik,” ucap Aiptu Rukur.

Sementara itu, sang istri ikut bekerja berjualan kue yang dititipkan di ruko-ruko dekat kediaman mereka.

.

Lowongan Kerja